Sunday, 4 June 2017

CERPEN - SUKSES




Sukses? Sukses ya, sukses yang seperti seseorang yang besar dan kaya. Sukses dalam artian pangkat dan pekerjaan. Sukses dalam artian mengalahkan dan menjadi yang terbaik.

Terkadang, aku termenung karena memikirkan makna sukses ini. Merenung dan melihat kearah langit biru dengan awan yang putih. Merenung merasakan sejuknya angin. Merenung melihat dedaunan yang diterbangkan angin.

Kata sukses terbayang dengan banyak definisi. Namun, dalam sekali renungan, aku hanya memikirkan satu kata sukses dengan satu definisi. 

Sukses itu ketika aku menjadi seseorang yang terbaik dari yang terbaik. Itu pikirku saat itu, aku bisa dikatakan sukses ketika aku menjadi yang terbaik. 

Sukses itu adalah ketika kita berhasil menjadi orang yang orang lain juga mengidam-idamkan sesuatu itu. Seperti kekayaan, jabatan dan lain lain.

Aku pernah mengeluarkan emosi yang tidak menyenangkan dan dengan air mata yang menyebalkan tanpa senyum tulus sedikit pun. Aku merasa aku sedang menghukum diriku sendiri, dan saat itu, aku juga memikirkan hal tentang sukses.

Tapi, setelah berpikir semua sukses yang pernah aku pikirkan. Ada satu sukses yang membuatku berpikir bahwa sukses ini yang sebenarnya aku butuhkan.

Sukses, sukses ketika aku dapat tersenyum tanpa ada kepalsuan sedikitpun. Sukses, ketika aku berhasil membuat orang-orang yang aku sayangi bahagia. Sukses, ketika aku merasakan kebahagiaan yang indah. Lebih kepada kebahagiaan yang mengeluarkan air mata dan senyuman daripada kebahagiaan yang menganut materi.

Sebenarnya aku masih bingung, sukses apa yang bisa membuatku tersenyum tulus dan menangis? Sukses yang seperti apakah itu? Aku pernah merasakannya tapi aku tak tahu bagaimana bentuknya, Aku hanya merasakan sebuah ketenangan dan ketulusan, tapi aku tidak tahu bentuk sukses apakah itu?

Terkadang, aku menangis sambil tersenyum. Ada rasanya hal yang membuatku bahagia. Tapi, kebahagiaan apa yang sebenarnya datang? Kebahagiaan ini menari-nari didalam perasaan. Membawaku menjadi tenang dan bersemangat, membuatku tersenyum dan mengeluarkan air mata.

Air mata ini mengalir begitu saja didalam tulusnya senyum yang sedang aku lakukan saat itu. Dan apa, disaat itu aku memikirkan sebuah kesuksesan.

Kesuksesan yang kuinginkan itu kesuksesan yang manis, kesuksesan dengan perasaan bahagia yang manis. Lebih kepada sesuatu yang nyaman daripada sesuatu yang besar. Lebih kepada sesuatu yang menantang daripada sesuatu yang rumit. Dan sukses terhadap sesuatu yang aku suka. Dalam artian, aku suka untuk melakukannya dan tanpa keterpaksaan dalam melakukannya.

Bagaimana? Aku sudah mendeskripsikan makna kesuksesan yang ada dikepalaku namun aku masih belum menemukan bentuk nyata dalam sukses itu, walaupun aku pernah merasakannya. Dan sekarang, aku tersenyum, bagaimana, apakah ini bagian dari sukses? Perasaan bahagia ini apakah bagian dari sukses? Sepertinya, aku belum menemukan jawabannya.

0 comments:

Post a Comment